Not all scars show, not all wounds heal. Sometimes you can't always see, the pain someone feels

- -

Saturday, December 24, 2011

D4/S1??

belakangan ini teman-teman seangkatan pada ribut masalah PMK nomor 251 , yang saya sendiri belum liat isinya secara langsung, tapi sejauh yang saya tau, itu draft PMK tentang prasyarat UPKP, yah pokoknya intinya itu, katanya minimal 2d dulu baru boleh ikut, yah yang mana ujung-ujungnya mendorong kita untuk mencari D4 di STAN,

sebenarnya dari dulu masalah lulusan STAN itu ya ini, masalah melanjutkan pendidikan, ada yang prefer nyari S1, ada juga yang lebih memilih D4, nah, lalu manakan yang lebih bagus?

S1 vs D4

S1 adalah pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin naik golongan lebih cepat, soalnya sebelum draft itu disahkan, kita sebenarnya udah boleh kuliah saat sudah resmi menjadi PNS, yah artinya awal tahun depan kalo lancar, saya dan teman-teman angkatan 2010 udah bisa kuliah (selain BPPK dan BKF yang udah boleh kuliah duluan), inilah yang menjadi kelebihan S1 dibanding D4, proses menjadi IIIa itu sekilas terlihat lebih cepat 2 tahun dibanding D4, namun S1 bukannya tanpa kelemahan, justru semakin lama saya melihat S1 itu menjadi pilihan yang jauh lebih inferior dibandingkan D4, pertama, kuliah S1 itu biayanya ditanggung sendiri dengan status masih kerja alias bukan TB, nah di UI, teman saya membayar uang pertama kali sebesar 16juta (katanya include uang 1 semester awal), dan tiap semester berikutnya harus mengeluarkan 8juta, dikampus-kampus lain seperti STIE atau Perbanas, paling murah ya 1/2nya UI, mungkin pilihan paling murah itu di LAN, sedangkan D4 kita kuliah gratis layaknya D3 kemaren, hanya perlu membayar uang kos dan makan sehari-hari yang jatuhnya akan jauh lebih hemat dibandingkan dengan S1,

kedua, karena statusnya bukan Tugas Belajar, jadinya kita masih harus kerja disela-sela perkuliahan, beda dengan D4 yang statusnya TB sehingga kita bisa fokus kuliah tanpa harus memikirkan pekerjaan, hehe tapi 2 tahun kuliah ga kerja jangan2 ntar lupa lagi caranya ngematriks hahaha.. tapi ngebayangin kerja terus pulangnya langsung kuliah juga ga bakal bisa bikin kuliahnya jadi konsen kan?

ketiga, adalah masalah yang paling penting, mengenai ketidakjelasan UPKP, belakangan tersiar kabar kalo UPKP bakal ditiadakan, kayak DJBC yang udah ga nyelenggarain UPKP sejak 5 tahun yang lalu.. jadi ada semacam kecemasan, kalo nantinya walaupun sudah lulus S1, tetep aja ga bisa diakui karena ga adanya UPKP, sedih juga ya,, haha bandingkan ama D4 yang ga perlu ikut UPKP segala untuk bisa naik golongan..

yah lama-kelamaan malah tambah ga jelas nih, saya pribadi sih awalnya pengen nyari S1, tapi jadi kepikiran juga masalah UPKP itu, nyari D4 juga ga segampang itu, tahun ini aja yang lulus cuma 60-an orang, padahal peminatnya katanya ada 1000-an, buset, masuk D3 aja udah dianggap saringan yang cukup sulit (hanya 1,6%) ya, best of the best lah, apalagi D4, yang pesaingnya diantara 1,6% itu, we are force to be the bestest of the best haha, ya tunggu kabar selanjutnya aja lah,

"No matter how far, run for all you're worth"
- Shuya Nanahara, Battle Royale -

0 comments:

Post a Comment